Bumi pernah memiliki dua bulan? Setidaknya itulah kesimpulan yang didapat dari studi terbaru yang dilakukan para peneliti. Berikut petikan yang topunik rangkum:
Peleburan bulan (Sumber: tech2.in.com)
Proses penhantaman bulan yang kecil (Sumber: topscms.com)
Diyakini,
Bulan kedua yang memiliki ukuran lebih kecil menghantam dan menempel di
Bulan yang lebih besar. Itulah sebabnya kenapa permukaan Bulan yang
saat ini kita lihat sangat berbeda di dua sisi yang ada.Bulan kedua ini
mengelilingi bumi sekitar 1.200 kilometer lebih lebar daripada Bulan
yang kita saksikan saat ini.Bulan ini mungkin terbentuk dari tabrakan
antara planrt dan objek ruang angkasa seukuran Mars.Gaya tarik menarik
dengan Bumi membuat rotasi Bulan menjadi sangat pelan. Karena itulah,
hingga awal abad ini manusia baru bisa melihat separus sisi Bulan.Baru
pada 1959, pesawat ruang angkasa Luna 3 milik Uni Soviet bisa mengambil
gambar sisi Bulan di bagian lainnya. Dan memang, ternyata dua sisi Bulan
itu berbeda. Hal itu diyakini akibat tabrakan tersebut.





